Thursday, 12 January 2012

BAB IV SIFAT-SIFAT TERPUJI (HUSNUDHAN)

A.    PENGERTIAN HUSNUDHAN


Husnudhan /  حُسْنُ الظَّـنَّ  berasal dari dua kata dalam bahasa Arab yaitu “Husnu”    حُسْنُ     yang berarti baik dan “dhan”   ظَنَّ      yang berarti dugaan atau prasangka. Husnudhan artinya berprasangka baik, berpikiran positif, berpandangan mulia terhadap sesuatu di hadapannya sampai ada bukti dan saksi yang bisa dipercaya. Selalu berprasangka baik dan berpikiran positif terhadap sesuatu yang menimpa dirinya, meskipun itu sangat membebaninya.


سُوْۤءُ الظَّـنَّ
Orang yang memiliki perilaku husnudhan, tidak mudah menuduh orang lain, apalagi melempar kesalahan kepada orang lain dengan maksud menutupi kelemahan dan kekurangan dirinya sendiri. Sebaliknya, jika ada sesuatu yang menimpa dirinya, ia segera melakukan koreksi terhadap dirinya sendiri, rela mengakui kelemahan dan kesalahan yang telah dilakukannya. Sehingga ia jauh dari musuh dan terhindar dari sikap putus asa. Kebalikan dari sikap ini adalah su’udhan /                              atau berprasangka buruk.

B.    MACAM-MACAM HUSNUDHAN MENURUT ULAMA’ ILMU AKHLAQ :
  1. Husnudhan Terhadap Allah
Perilaku husnudhan terhadap Allah swt. Berarti berprasangka baik terhadap apa pun yang Allah berikan kepada kita dan segala yang menimpa kita berupa musibah, penyakit dan kesempitan dalam penghidupan. Semua nikmat yang kita terima harus disikapi dengan prasangka yang baik, sehingga kita rela dan ikhlas menerima nikmat-Nya. Jika kita selalu husnudhan kepada Allah swt., niscaya kita akan selalu merasa bersyukur atas apa yang Allah berikan kepada kita, dan kita yakin bahwa itu adalah yang terbaik bagi kita menurut Allah dan sebagai peringatan atas kekurangan kita atau ujian yang akan menaikkan derajat kita di hadapan Allah.
Perhatikan Firman Allah swt. Berikut ini :
لَيْسَ لِْلإِنْسٰنِ إِلاَّ مَا سَعٰى (٣٩) وَأَنَّ سَعْيَهُ, سُوْفَ يُرٰى (٤٠) ثُمَّ يُجْزٰ ـهُ آلْجَزَآءَ اْلأَوْفٰى (٤١)
Artinya : "Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya, dan sesungguhnya usahanya  itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya), kemudian akan diberi balasan yang sesuai/setimpal. (QS. An Najm : 39-41)"

Contoh Husnudhan Terhadap Allah swt.
-        Tidak berputus asa ketika menerima musibah.
-        Tidak berkeluh kesah terhadap sesuatu yang diberikan Allah kepadanya.
-        Bersikap optimis dalam menghadapi musibah.
-        Tidak menyalahkan nasib hidupnya.

  1. Husnudhan Terhadap Diri Sendiri
Perilaku husnudhan terhadap diri sendiri berarti berprasangka baik terhadap kemampuan yang dimiliki oleh diri sendiri. Dengan kata lain, senantiasa percaya diri dan tidak merasa rendah di hadapan orang lain. Orang yang memiliki perilaku husnudhan terhadap diri sendiri, niscaya memiliki semangat yang tinggi untuk meraih sukses. Sebab, ia telah mengenali baik kemampuan yang telah dimilikinya. Perhatikan firman Allah swt. Berikut ini :

يٰبَنِيَّ اذْهَبُوْا فَتَحَسَّسُواْمِنْ يُوْسُفَ وَأَخِيْهِ وَلاَ تَايْئَسُوْامِنْ ر      َّوْحِ اللهِ ۖ إِنَّهُ,لاَيَايْئَسُ مِنْ رَّوْحِ االله إِلاَّ الْقَوْمُ الْكٰفِرُوْنَ (78)
Artinya : “Wahai anak-anakku! Pergilah kamu carilah (berita) tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah, hanyalah orang-orang kafir. (QS. Yusuf : 87)”

            Dengan segala usaha, orang beriman harus yakin bahwa usahanya tersebut akan berhasil walaupun kelihatannya mustahil. Jika kita pesimis dalam melakukan sesuatu maka sudah pasti kita akan gagal mencapai cita-cita.
Contoh Husnudhan Terhadap Diri Sendiri :
-        Tidak bergantung pada orang lain.
-        Gigih dalam meraih cita-cita.
-        Memiliki semangat kompetitif.
  1. Husnudhan Terhadap Sesama Manusia
Perilaku husnudhan terhadap sesama manusia artinya berprasangka baik terhadap semua orang dan tidak meragukan kemampuan atau bersikap priori. Semua orang dipandang baik, sebelum terbukti kesalahan atau kekeliruannya, sihingga tidak menimbulkan kekacauan dalam pergaulan. Orang yang memiliki sikap perilaku husnudhan terhadap sesama manusia akan memiliki banyak teman dan disukai kawan.

Contoh Husnudhan Terhadap Sesama Manusia :
-        Tidak mudah menuduh orang lain.
-        Tidak iri atas nikmat Allah yang diterima oleh orang lain.
-        Bersedia bekerja sama dengan orang lain dalam hal kebaikan.
*****

Latihan
A.    Berilah tanda silang (x) pada salah satu huruf a, b, c, d atau e di depan jawaban yang paling tepat!
1.   Kata dalam bahasa Arab yang berarti prasangka adalah …
a. husnu           c. su’u
b. dhan            d. syarru             e. syakku
2.   Pengertian husnudhan adalah  …
a. beritikad baik              d. beritikad jelek
b. berprasangka jelek      e. berdo’a baik
c. berprasangka baik
3.   Husnudhan termasuk akhlak …
a. tercela                         d. termulia
b. terpuji                         e. buruk sangka
c. terindah
4.   Husnudhan terhadap Allah swt. artinya …
a. berprasangka baik kepada Allah swt.
b. berprasangka buruk terhadap Allah swt.
c. berbuat baik kepada Allah swt.
d. berbuat buruk kepada Allah swt.
e. berbuat baik kepada-Nya.
5.   Kebaikan dari sikap husnudhan adalah …
a. husnul khatimah         d. suul khatimah
b. husnul mariyah           e. suudan
c. su’udhan
6.   Salah satu sikap perilaku husnudhan terhadap diri sendiri adalah …
a. membutuhkan orang lain
b. bersikap tegas
c. malas bekerja
d. tidak bergantung pada orang lain
e. rendah diri

7.   Berani berkompetisi atau bersaing dengan orang lain merupakan salah satu sikap husnudhan terhada …
a. sesama manusia          d. diri sendiri
b. alam lingkungan         e. sesama beriman
c. Allah swt.
8.   Tidak merasa iri terhadap nikmat yang diterima orang lain termasuk sikap husnudhan terhadap …
a. diri sendiri
b. Allah swt.
c. sesama manusia
d. sesama makhluk Allah
e. sesama umat beragama
9.    Salah satu sikap husnudhan terhadap sesama adalah …
a. selalu curiga
b. gemar menuduh orang lain
c. bersedia berkorban
d. bersedia menjalin kerja sama dalam
    kebaikan
e. rendah hati
10.    Orang yang mencotek selama ujian, berarti berprasangka buruk terhadap …
a. sesama manusia         d. diri sendiri
b. orang lain                   e. guru
c. Allah swt.
11.  Su’udhan berarti …
a. bernasib buruk           d. berprasangka buruk
b. berkata buruk             e. berprasangka baik
c. berbuat buruk

B. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar dan tepat!
1.     Jelaskan pengertian husnudhan!
Jawab     : _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________

2.     Tuliskan firman Allah swt. Tentang perilaku husnudhan terhadap diri sendiri!
Jawab     : _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________

3.     Berikan contoh-contoh perilaku husnudhan terhadap Allah swt.!
Jawab     : _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________

4.     Mengapa kita harus berperilaku husnudhan dalam kehidupan sehari-hari?
Jawab     : _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________

5.     Apa maksud dari bersikap husnudhan terhadap orang lain?
Jawab     : _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________
               _____________________________________________________________________





Post a Comment